You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
150 Pohon Ditanam di Embung Mandor Hasan
photo Nurito - Beritajakarta.id

150 Pohon Ditanam di Embung Mandor Hasan

Sebanyak 150 pohon berhasil ditanam di area Embung Mandor Hasan, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (8/11). Kegiatan Jumat menanam ini melibatkan unsur tiga pilar.

"Bagian dari program peningkatan ketahanan pangan,"

Camat Cipayung, Panangaran Ritonga mengatakan,  kegiatan penanaman pohon ini dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayahnya.

Menurut Ritonga, penanaman pohon dilakukan di Embung Mandor Hasan, karena di lahannya sangat luas dan masih banyak yang belum ditanami pepohonan, sehingga terlihat gersang.

Camat Cipayung Usul Bangun Embung di Jl Mandor Hasan

"Tahap awal hari ini ada 150 pohon yang kita tanam. Kita akan terus lakukan penanaman di area ini, karena lahannya masih luas," ucapnya.

Dari 150 pohon yang ditanam hari ini, ungkap Ritonga, 100 pohon di antaranya merupakan bantuan dari Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur. Jenisnya antara lain Flamboyan, Trembesi, Tabebuya  dan jenis pohon pelindung lainnya. Sedangkan 50 lainnya adalah pohon produktif terdiri dari Jambu Jamaika, Rambutan, Kelapa dan Cepedak.

"Pohon produktif yang ditanam, nantinya jika sudah berbuah hasilnya bisa dinikmati warga. Karena ini bagian dari program peningkatan ketahanan pangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7638 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5235 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1571 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1420 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri